Ayo, taklukkan gadget-mu!

Aku tidak punya blekberi. Aku tidak merasa perlu benda itu. Belum ada keperluan mendesak untuk memakai blekberi. Kalaupun harus punya telepon-pintar (smartphone), tentu aku memilih yang bergambar apel digigit.

Sudah cukup lama ketika beberapa Nuliser (penulis di Yuk Nulis!-red) mengeluh tidak bisa posting di blog dari blekberinya. Waktu itu aku gak punya bendanya, jadi ya gak bisa komen apa-apa selain, “Oh, gitu ya?” Kebetulan belum lama ini Si Ayah dapat undian, hadiahnya blekberi yang cukup canggih seharga 4,5 juta. Boleh laahh….

Beberapa hari lalu, aku mudik mendadak karena melayat. Alamat seret nih arus publikasi di blog. Sementara, di rumah Purbalingga sinyal ponsel tidak bersahabat dan ngambek gak bisa nyambung. Perjuangan untuk bisa online lewat laptop harus dihentikan.

Kupandangi blekberi Si Ayah yang tergeletak dengan manis menikmati sejuknya udara Purbalingga. Gak bisa lihat gadget nganggur, ini harus dikaryakan. Dengan penuh dendam kesumat dan tenaga luar-dalam, blekberi itu harus bisa ditaklukkan!

Utik sana, utak sini. Aku mencari di manakah gerangan aplikasi yang berbentuk browser. Kalau “ponsel-kurang-pintar” aja punya browser, masa telepon-pintar (smartphone) gak punya? Ah, itu dia!

Kumasuki browser. Kuketik alamat blog Yuk Nulis!. Kuklik “login”. Voila! Masuk! Kujalani rutinitas memuat berbagai artikel yang tertunda seperti layaknya lewat desktop. Hurufnya yang kecil terpaksa berulang kali di-zoom. Yang penting artikel tidak numpuk menanti dimuat. Beres!

Kesimpulannya: masuk ke blog lewat blekberi sungguh mungkin dilakukan.

Tidak cukup itu. Si Blekberi masih harus dikaryakan. Katanya canggih, ayo buktikan kecanggihanmu!

Selama sehari-semalam di sana, kucoba fitur GPS. Lumayan juga. Sebagai ujian, kuajak si blekberi memandu kami dari Purbalingga ke Harapan Indah lewat jalan tercepat. Waktu kepulangan tiba. Rute sudah diberikan. Baterai sudah penuh. Berangkaaatt…!

Sepanjang jalan, si blekberi menjadi mata kami. Hasilnya cukup memuaskan. Kami tiba satu jam lebih cepat dari biasanya.

Karyakan gadget-mu semaksimal mungkin. Sayang sekali benda berharga cukup mahal kalau hanya untuk sekadar bertelepon atau berkirim pesan.

Jangan mau kalah dengan teknologi. Teknologi buatan manusia. Manusia buatan Tuhan. Masa kalah? Ayo, taklukkan gadget­-mu!



Tertarik dengan yang ini?

Tags: , , ,

This entry was posted on Tuesday, June 22nd, 2010 at 3:13 pm and is filed under Ayo taklukkan gadget-mu!. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Ayo, taklukkan gadget-mu!”

  1. angel li
    8:11 pm on June 22nd, 2010

    Jd.. masih mau apple kegigit apa blekberi?? Soalnya g jg ngincer si apple tuh, tp klo bisa jgn uda digigit org punya ;-p

  2. Lini
    8:20 pm on June 22nd, 2010

    @ Angel: kalo gratisan, bekas digigit orang juga gpp deh :D

  3. Gea
    9:00 pm on June 22nd, 2010

    waaah,,
    menginspirasi sekali nih artikelnyaa..
    siip,kaa ;)

  4. Lini
    9:06 pm on June 22nd, 2010

    @ Gea: seepp… kembali kasih Gea :D

  5. Henny
    7:45 pm on September 4th, 2010

    @Angel: woaa…dulunya pengen sih, tapi pas dipinjemin temen sehari semalam sama si apel digigit…yang ada bukannya nyaman tapi geram karena jari tanganku jempol semua, ngetik satu kalimat salah terus… :( ( ya sudahlah…

    @Lini: welcome to gadget mania…wkwkwkkk

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>