Archive for the ‘To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat-Bodoh-Primitif)’ Category
To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif)
January 4th, 2010 Posted 9:16 pm
Tuhan bekerja dengan berbagai macam cara, termasuk cara yang jauh di luar akal sehat kita. Dengan penuh keyakinan aku mengatakan, “Seandainya aku tidak mengalami segala kejahatan dan kebodohan ini, belum tentu segala yang indah ini kurasakan hari ini. Rasanya seperti melewati lubang jarum!”
Perkawinan, tentu saja tidak semudah dan seindah prosesi janji perkawinan yang diadakan pada hari bahagia itu. Ketika merencanakan hari pernikahan, semua bisa diatur dan direncanakan dengan “mudah” meskipun ada saja hal yang di luar dugaan. Sadarkah, ketika urusan pemilihan baju pengantin dan segala tetek-bengeknya terjadi perselisihan, itu adalah “replika” dari kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Persiapan hari pernikahan butuh tiga bulan, misalnya. Sementara dinamika yang sama akan dihadapi selama seumur hidup. Setidaknya, tidak ada orang yang ketika yakin untuk menikah lalu berkata pada kekasihnya, “Aku akan menikahimu selama tiga tahun,” atau, “Aku akan menikahimu sampai aku bosan,” atau “Aku akan menikahimu sampai menemukan yang lain lagi nanti.”







