Ngapain ke Yogya?
Banyak sekali yang bertanya, “Ngapain ke Yogya?”
Jawabanku selalu sama, “Mengasingkan diri. Cari oksigen.”
Tak penting alasan dan tujuanku ke kota ini. Yang menarik adalah berbagai dugaan yang muncul dan khotbah yang berkumandang.
“Pulanglah, kamu bertanggung jawab atas anak-anakmu.”
Betapapun piciknya ide bahwa seorang Ibu yang bertanggung jawab tidak boleh meninggalkan anaknya dan anggapan jadi Ibu yang sinting karena membiarkan Si Ayah mengurus dan membawa serta anak-anak ke manapun ia pergi.
“Pergi tidak menyelesaikan masalah.”
Hanya orang dungu yang sadar bahwa pergi dari rumah adalah bentuk penyelesaian masalah.
“Kamu menemui seseorang?”
Kenapa itu jadi penting untuk dibahas? Ya atau tidak, seseorang butuh sahabat. Apakah itu masalah?
Kenapa masih saja ada patriarkisme antara istri dan suami?
Apakah luka seorang suami berbeda dengan seorang istri?
Apakah seorang istri tidak boleh marah dan harus kerap bersabar?
Kalau iya, aku minta maaf sudah mengecewakanmu.
Bahkan orang yang luka dan kesepian pun tak punya kemerdekaan untuk menangis di bahu sahabatnya.
Tertarik dengan yang ini?
Tags: Curhat, Gerundelan, Luka Batin
This entry was posted on Wednesday, November 18th, 2009 at 8:35 pm and is filed under Ngapain ke Yogya?. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.







9:42 am on November 19th, 2009
Orang gampang berkomentar tanpa tahu apa yang sebetulnya terjadi. Sering dengan melihat satu kejadian, orang merasa sudah tahu seluruh dunia kehidupan orang ybs. Lin, gw yakin elo bisa cuek dengan itu semua. Gak usah pikirin. Yang penting, semoga setelah perjalanan ini, entah pengasingan, entah perjalanan, entah liburan….Elo bisa ‘fresh’ dan balik dengan lebih hepi. Itu udah cukup…
11:43 am on November 19th, 2009
Yang paling tahu diri kita ya hanya kita sendiri dan Tuhan, biarkan orang mau bilang apa, ambil saja segi positifnya bila memang itu ada,….dan bersenang-senanglah. Bukankah Yesus sendiripun butuh istirahat setelah menciptakan dunia dan segala isinya….:)
1:07 pm on November 19th, 2009
kalo pergi untuk keperluan penting atau merenung..kenapa gak?! Emang gak boleh..!!! yang penting dalam berumah tangga, kewajiban berdua suami istri..saling membantu, dan baanyaaaaak lagi kata SALING..GBU.
2:42 pm on November 19th, 2009
manusia di dunia ini dilahirkan di dunia untuk berkelana….menghadapi masalah, kemudian menyelesaikan masalah….dan setelah selesai timbul masalah baru……dst…dst……sampai Sang Pencipta memanggilnya
Itulah seni kehidupan…..lepas dari satu masalah….menghadapi masalah baru……Solusinya…selalu tersenyum dalam disi apa pun dan selalu membuat orang lain bahagia…..ok Have you a nice trip…be Happy! GBU!
3:32 pm on November 19th, 2009
selamat menikmati yogya…entah tujuan apapun,semoga tercapai..
Gbu…
5:08 pm on November 19th, 2009
Dear Lini …
Keren websitenya ini … siapa ya yg bikin … aye juga pingin tuh … bagi2 rezeki dong …
Yogya ? Atau Jogja ?
Pengen juga tuh pergi kesana … se-umur2 aye belon pernah kesana … kota yg bersejarah, baik secara budaya jawanya maupun politis …
Candi terkenal Borobudur dan Prambanan juga belon …
Nah, beruntung lah yg sudah beroleh kesempatan … adakah yang kedua kalinya ? …
Sementara waktu terus berlalu … dan tak akan kembali lagi …
Salam,
Sani
6:48 am on November 22nd, 2009
Sometimes what we need is just a litle break….
1:58 pm on November 23rd, 2009
@ Fonny, Ita, Felicia, Widarto, Maria, Fetty:
matur tengkiyu sanget…
@ Sani: bikin sendiri. mau bagi rejeki ke saya maksudnya?