Posts Tagged ‘Etika’
Sahabatmu Bukan Sahabatku, atau Kamu Bukan Sahabatku?
December 7th, 2009 Posted 2:42 pm
Beberapa waktu lagi aku baru saja “berantem” dengan seorang sahabat. Paling tidak, sampai detik berantem itu, aku masih menganggap kami bersahabat. Kenapa aku menggunakan kata “berantem”? Untuk menunjukkan bahwa yang diributkan memang kemudian jadi gak mutu. Urusan penghargaan sebagai sahabat jadi terkubur dengan prinsip “urusan masing-masing”.
Semua manusia pasti punya jejaring sahabat sendiri kan? Tidak mesti seorang sahabat mengenal sahabat lain dari sahabatnya itu. Seandainya si Sahabat adalah si X, lalu aku si Y, dan sahabatnya si Sahabat adalah si Z, maka aku sebagai si Y tidak mesti kenal dengan si Z meskipun ada banyak alasan untuk si Y kenal dengan si Z bahkan juga bersahabat. Karena “terminalnya” adalah si X, maka si X bersahabat dengan si Y dan si Z. Sudah cukup jelas kan, ya?
Tags: Buku My Life is An Open Book, Curhat, Etika, Gerundelan, Kasih, Luka Batin, Maaf, Sahabat
Posted in Sahabatmu Bukan Sahabatku atau Kamu Bukan Sahabatku?
Macet Bukan Karena Si Komo Lewat
October 15th, 2009 Posted 12:24 am
Pagi ini, sebagai bagian dari rutinitas, aku berangkat menuju sekolah anak-anak. Di sebuah bundaran sebelum gerbang besar kompleks, para pengendara terlihat semrawut tak karuan. Bingung mau ambil jalan yang mana. Ternyata, ada sebuah acara bernuansa keagamaan di klub olah raga situ. Aku berusaha mengikuti petunjuk dari petugas yang ada. Bukan marka jalan yang dipasang, malah beberapa petugas di tiap persimpangan atau belokan yang dipasang. Pagar betis? Gak tau juga. Makin lama aku mulai disorientasi. Ini jalannya lewat mana sih? Bisa runyam urusannya nih. Terlambat sampai sekolah, siap-siap diperenguti Si Bungsu deh!
Tuh, bener kan! Baru mbatin langsung kejadian. Maceee…ttt! Tapi bukan karena Si Komo lewat. Siap-siap diperenguti sampe sekolah kalau begini urusannya. Kulihat jam tanganku, jam 9.15. Mana mungkin dalam 15 menit bisa menempuh jarak 3 km dalam keadaan kayak gini?
Tags: Curhat, Etika, Gerundelan, Prihatin
Posted in Macet Bukan Karena Si Komo Lewat
Kortek = Korban Teknologi
August 26th, 2009 Posted 9:08 am
Internet, dunia maya yang sangat menyenangkan. Semua ada di situ. Mau belanja bisa, mau main bisa, mau kenalan juga bisa. Segala bisa. Berbagai situs menyenangkan mulai dari blog seperti Blogger dan Wordpress, microblogging seperti Twitter dan Plurk, social networking seperti Facebook dan MySpace sampai fasilitan chatting seperti Yahoo! Messenger dan Meebo sungguh mengundang siapa saja untuk ikut di dalamnya.
Anak-anak, berapapun matang jiwanya, tetap saja anak-anak. Baru saja aku chatting dengan keponakan yang usianya 12 tahun, kelas 1 SMP. Singkat cerita, awalnya dia tanya-tanya soal Yahoo Messenger. Setelah penjelasan panjang-lebar, belakangan baru dikatakannya, “Waduh Tante, aku pake BB, jadi gak tau. Nanti deh kalo pake laptop.”
Tags: Etika, Prihatin
Posted in Kortek = Korban Teknologi
Mengutip bukan Menjiplak
August 7th, 2009 Posted 7:29 am
Karya orang bagus maka layak untuk di-copy paste. Ok, itu masuk akal.
Meng-copy paste secara utuh tulisan tanpa pencantuman sumber dan/atau tanpa ijin, ok itu juga masih bisa aku tolerir.
Meng-copy paste tulisan dengan sedkit modifikasi lalu dibubuhi nama “penulis baru”, itu namanya menjiplak.
Lalu, seperti apa etika pengutipan yang baik dan sopan?
Institusi/individu yang ksatria selalu meminta ijin dan menyantumkan sumber tulisan berikut nama penulisnya. Tulisan yang di-copy paste utuh, persis sama seperti aslinya meskipun hanya satu paragraf. Tidak dimodifikasi sedikitpun.
Itu cara pengutipan yang baik.
Tags: Etika, Hak Cipta, Pendidikan, Plagiat, Prihatin
Posted in Mengutip bukan Menjiplak







