Posts Tagged ‘Pelayanan’
Mo Met: Sahabat, Gembala, Endorser
August 14th, 2010 Posted 2:29 am
Jumat, 13 Agustus 2010, jam 22.25.
Baru saja aku hendak mematikan komputer. Ini waktunya untuk tidur. Besok harus siap jam 6 pagi untuk menyiapkan Si Sulung berangkat ke Indonesian Robotics Olympiad (IRO) 2010. Tiba-tiba, ponselku berdering. Tertera “Ratih Tjandra”. Ada apa ya? Sudah lama Ratih tidak meneleponku.
“Ya, Tih?”
“Lin, Romo Slamet meninggal.”
“Hah?? Serius lo??”
“Iya! Ini lagi kroscek ke mana-mana.”
“Belum lama ya, Tih, lu bilang Mo Slamet diangkat jadi Ketua Komisi Kateketik Purwokerto. Belum lama juga gue ketemu dia di rumah duka waktu Tantenya Danny meninggal…”
Meluncurlah berbagai nostalgia kami dengan (alm) Rm. Slamet. Tidak lama, telepon ditutup.
Tags: Doa, Duka, Gereja, Pelayanan
Posted in Mo Met: Sahabat Gembala Endorser
Menjadi Imam: Panggilan Penuh Tantangan
September 7th, 2009 Posted 9:29 pm
Artikel ini awalnya dibuat untuk Buletin Refleksi Tahun Imam KAJ. Artikel tambahannya adalah Romo Paroki: Gembala di Tengah Kawanannya.
Karena satu dan lain hal, hasil editnya tidak sesuai lagi dengan maksud awal penulis. Maka versi aseli-nya saya muat di sini. Dibuang sayang…
Hidup selalu penuh tantangan sekecil apapun itu. Di manapun, kapanpun, dalam hal apapun, tantangan menghiasi setiap jalan yang kita lalui seperti bunga-bunga bermekaran di tepi jalan sekaligus kerikil tajam. Menjadi bunga-bunga bermekaran ketika siapapun yang melintas di situ bisa menikmati tantangan itu sebagai sebuah keindahan. Menjadi kerikil ketika tantangan itu membuat yang melintasinya tersandung lalu jatuh. Manusia tentu tersandung kerikil, bukan gunung batu, karena kecil dan sering luput dari perhatian. Meskipun jatuh, pertanyaan berikutnya adalah bangun lagi dan meneruskan perjalanan atau tetap di situ?
Secara khusus, persoalan yang dihadapi oleh para Imam yang menjadi Romo Paroki tentu berbeda dengan Romo yang tidak berada di Paroki. Untuk persoalan yang umum terjadi di Paroki akan diulas kemudian (lihat: Romo Paroki: Gembala Di Tengah Kawanannya). Narasumber kali ini adalah beberapa Imam Provinsial, yaitu Rm. Yohanis Mangkey, MSC, Rm. Felix Kadek Sunartha, SVD, Rm. Adrianus Sunarko, OFM, Rm. Robertus Bellarminus Riyo Mursanto, SJ, serta Rm. Sapto Dwi Handoko, SCJ. Apa saja yang secara umum menjadi tantangan para Imam?
Tags: Gereja, Pelayanan
Posted in Menjadi Imam: Panggilan Penuh Tantangan
Romo Paroki: Gembala di Tengah Kawanannya
September 7th, 2009 Posted 3:05 pm
Dimuat di Kuasa Doa Vol. 4, No. 11, Januari 2010
Artikel ini awalnya dibuat untuk Buletin Refleksi Tahun Imam KAJ. Artikel utamanya adalah Menjadi Imam: Panggilan Penuh Tantangan.
Karena satu dan lain hal, artikel ini tidak jadi dimuat maka saya muat di sini. Dibuang sayang…
Ada banyak sekali persoalan mulai dari tingkat Paroki sampai keuskupan yang menjadi PR bagi para Imam dan umat. Para umat – bagaimanapun juga – memiliki andil dalam apapun yang terjadi. Ada sebab dan akibat. Ada beberapa contoh kasus yang menarik untuk diamati dan direnungkan bersama.
Contoh menarik yang pertama coba diangkat adalah sebuah “kasus” seorang umat yang bukan lulusan seminari tapi hendak menjadi Imam. Dalam kenyataannya, selain umat ini harus berjuang dan bergumul dengan batinnya, ia juga harus meyakinkan pihak keluarga yang menentang keras. Dalam etnis Tionghoa kebanyakan, prestise tertinggi adalah ketika seseorang bisa memiliki usaha sendiri meskipun sekelas warung minuman ringan. Menjadi seorang Imam adalah jalan terakhir bahkan mungkin sama sekali tidak ada dalam daftar. Kalau awam mengalami “kawin lari”, umat ini berusaha tidak “imamat lari” dan perjuangannya meluluhkan hati orang tua masih berjalan menjelang detik kepindahannya dari dunia awamnya ke seminari.
Tags: Gereja, Majalah Kuasa Doa, Pelayanan
Posted in Romo Paroki: Gembala di Tengah Kawanannya








