Posts Tagged ‘Pendidikan’

E-book Si Kaki Putih, Si Kaki Hitam, dan Si Cokelat

No Comments »

November 7th, 2011 Posted 10:00 am

Si Kaki Putih, Si Kaki Hitam, dan Si Cokelat

G. Lini Hanafiah & Mikayla Karissa Denel
ISBN: 978-979-18815-5-5
Penerbit: Via Lattea Foundation
60 hal
18×18 cm

Untuk mengunduh, silakan klik di sini.

Aksi Konkret: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

8 Comments »

August 17th, 2011 Posted 10:00 am

Kedengarannya muluk ya? Sama sekali tidak! Apakah satu-dua orang kawan atau kerabat kita bukan bagian dari bangsa? Tentu saja! Apalagi ketika aku menerima tawaran mengajar kelas menulis bagi para bapak-ibu guru. Wow! Bangga dong! Inilah kesempatanku. Ini saatnya membayar jasa para pahlawan tanpa tanda jasa itu.

Tawaran itu datang dari seorang sahabat. Kebetulan ia berhalangan. Jatuhlah rejeki itu padaku. Ketika aku mengabarkan pada kedua anakku, mereka bertanya, “Ibu ngajar bapak-ibu guru? Jadi, Ibu gurunya guru? Kok guru masih belajar? Emang guru bisa jadi murid?” Pertanyaan sangat menarik di saat yang tidak kalah seru.

“Nak, manusia itu harusnya belajar seumur hidup. Ayah sama Ibu juga belajar sampai sekarang.”

“Belajar apa?”

“Ayah belajar masak. Ibu belajar masak. Belajar kan bisa apa aja.” Mereka manggut-manggut, mencoba memahami perkataanku di benak kecil mereka.

(more…)

#indonesiajujur Ibu Siami: Potret Budaya “Sakit”

4 Comments »

June 19th, 2011 Posted 11:10 pm

Minggu ini, saya, beberapa teman, dan 4 remaja homeschooler dari kelas menulis saya akan mengkritisi kasus yang dialami Ibu Siami. Tidak ada batasan tertentu dalam setiap tulisan. Tulisan adalah bentuk kemerdekaan pendapat penulisnya. Tulisan ini juga akan ditautkan ke #indonesiajujur: Suarakan dukunganmu akan kejujuran!

Terus terang, sebetulnya saya bingung harus mulai dari mana. Terlalu parah kasus ini dan membuat saya sulit untuk “bermanis-manis” dalam menulis. Semangat mercon saya lebih kuat daripada semangat nrimo. Maka, demi menjadi guru yang baik bagi teman-teman menulis saya, inilah tulisan mercon apa yang ada di otak dan hati saya atas kasus Ibu Siami.

Budaya Menyontek

Satu kata sederhana yang tidak sesederhana itu ketika dipandang sebagai sebuah tindakan. Ada keruwetan yang pelik dan dilematis bagi sebagian orang.

(more…)

Mengajar = Menyemangati

2 Comments »

May 25th, 2011 Posted 11:29 am

Setelah mengadakan workshop di World Book Day 2011 lalu, akhirnya aku memberanikan diri untuk menerima kelas reguler. Kali ini pesertanya remaja berusia 14-16 tahun. Kelas mini berisi 4 remaja luar biasa.

Kakekku seorang guru, nenekku juga seorang guru. Tak heran kalau naluri mengajar selalu menggoda. Guruku banyak, ada di mana-mana. Anehnya, aku bahkan nyaris tidak pernah merasa aku adalah seorang guru!

Salah seorang guruku yang juga sahabatku, akhirnya “memaksaku” dengan berkata, “Sudah waktunya kamu berbagi.” Ah, betapa tidak adilnya aku! Selalu minta diajari tapi belum pernah sungguh-sungguh menjadi guru.

Akhirnya, aku mengajar 4 remaja itu dengan karakternya masing-masing. Ada yang masih malu-malu, ada yang sangat terlihat jelas jiwa pemberontaknya, wah seru deh!

(more…)

Tags: ,
Posted in catatan iseng

Mengutip bukan Menjiplak

9 Comments »

August 7th, 2009 Posted 7:29 am

Karya orang bagus maka layak untuk di-copy paste. Ok, itu masuk akal.
Meng-copy paste secara utuh tulisan tanpa pencantuman sumber dan/atau tanpa ijin, ok itu juga masih bisa aku tolerir.
Meng-copy paste tulisan dengan sedkit modifikasi lalu dibubuhi nama “penulis baru”, itu namanya menjiplak.
Lalu, seperti apa etika pengutipan yang baik dan sopan?

Institusi/individu yang ksatria selalu meminta ijin dan menyantumkan sumber tulisan berikut nama penulisnya. Tulisan yang di-copy paste utuh, persis sama seperti aslinya meskipun hanya satu paragraf. Tidak dimodifikasi sedikitpun.
Itu cara pengutipan yang baik.

(more…)

Mental Pendidikan Plagiat

10 Comments »

August 6th, 2009 Posted 7:52 pm

Karena sudah Surat Permohonan Maaf yang layak dimuat di http://lensadarbi.blogspot.com/2009/08/surat-untuk-ibu-g-lini-hanafiah_15.html, maka artikel ini saya edit.

Siang tadi, iseng-iseng aku buka www.copyscape.com. Sebuah layanan situs yang bisa mendeteksi apakah blog kita dikopi orang. Biasanya, hasil yang keluar ya dari blogku juga atau dari www.yuknulis.com, blog yang aku bangun untuk mewadahi teman-teman penulis pemula. Begitu keluar hasilnya dari blog lain, aku pikir memang “dipinjam”, karena aku sering mengalami begitu. Isi di-copy paste. Utuh, tidak kurang tidak lebih. Biasanya, setelah aku beri komentar, mereka minta ijin baik-baik. Lagipula, mereka tidak membubuhkan nama mereka seolah-olah itu adalah karya mereka.

Tapi ini berbeda. Judul aslinya “Aku Tidak Bodoh, Ma” diganti dengan “Hari Anak Nasional 2009″, gambar Si Sulung dan Si Bungsu diganti dengan clipart seorang gadis kecil berjilbab, lalu diberi nama penulisnya “Adie Adrie“. Seketika kepalaku terasa panas, badan gemetar menahan emosi. Kenapa begini?

(more…)

Aku Tidak Bodoh, Ma

8 Comments »

July 23rd, 2009 Posted 8:33 am

Hari Anak Nasional 2009

Hari ini pestanya anak-anak Indonesia. Apakah mereka sungguh bisa menjadi diri sendiri? Aku tidak yakin. Banyak anak-anak yang tidak bisa jadi dirinya sendiri. Sadarkah bahwa tuntutan lingkungan terutama orang tua menyiksa mereka?

Kemarin, tetangga sebelahku – yang memang selalu berteriak – bicara di telepon. Agak sulit untuk tidak menguping apapun yang dikatakan ibu itu, suaranya terdengar ke mana-mana. Apalagi aku sambil jemur baju di teras, percakapan sebelah pihak itu jelas betul terdengarnya.

“Ya, Bu. Biarin aja! Pokoknya anak saya jangan boleh pulang kalau belum bisa baca soalnya. Kemarin nilainya B, Papanya marah banget. Nilainya jelek!” Anak yang dibicarakan itu usianya sebaya dengan Si Sulung, harusnya juga kelas 1 SD. Bertetangga sebelahan dengan ibu itu membuatku stress dengan teriakannya sepanjang waktu, jadi ya sudahlah gak usah berakrab ria. Makanya aku gak tau anak itu sekolah di mana.

(more…)