Posts Tagged ‘Si Ibu’
Drama Lain dari Sebuah Kompetisi
April 14th, 2010 Posted 11:43 am
Tags: Homeschooling, Pendidikan, Robotik, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, Syukur, the De.N.eL.s
Posted in Drama dari Sebuah Kompetisi
Dua, Dua, Tiga, Satu
March 24th, 2010 Posted 12:15 pm
Sebetulnya saya berhutang cerita ini pada Fonny empat hari. Maaf ya, Fon
Dua tahun. Kalau manusia, umur dua tahun itu lagi cerewet-cerewetnya karena baru lancar ngomong bahkan baru bisa jika sedikit terlambat seperti Si Sulung. Ulang tahun pertama memang tidak dirayakan karena tulisannya juga tidak terlalu banyak apalagi penghuninya. Belum apa-apa. Belum layak dirayakan.
Ulang tahun ke dua, penghuninya sudah 32 Nuliser sangat aktif, 81 Nuliser aktif, dan 247 member milis (termasuk 113 Nuliser tadi di dalamnya). Sudah banyak Nuliser yang mumpuni bahkan Femi dan Fonny sudah punya fans page sendiri—Femi dengan Femi on the Blog dan Fonny dengan Chapters of Fonny’s Life. Kerja keras mereka sudah layak membuahkan hasil, keringat mereka sendiri, mandiri. Via Lattea tentu turut bangga. Ini perlu dirayakan!
Tags: Buku My Life is An Open Book, Si Ibu, Syukur, Ulang Tahun, Yuk Nulis!
Posted in Dua Dua Tiga Satu
Untaian Warna-warni di 33
March 17th, 2010 Posted 5:23 pm
Sangat banyak hadiah dan doa yang kuterima. Rasanya kok egois kalau disimpan sendiri ya? Ini sebagian dari lebih 600 ucapan dan doa yang menarik untuk dibagi. Ada yang lucu, ada yang puitis, ada gambar. Silakan menginterpretasikan sesuai keyakinan masing-masing
Yang “Salah Pencet”
Nining Sayekti Pribadiningtyas met ultah yg ke 17 ya….be happy sis…
Nurul Sholeha Happy brithday k2 hanifah ..
Cmoga sukses slalu..
Max Oroh ‘met ULTAH ya, Rin!!!
Sigit Hp …sabar…urung rejeki…
Yang “No Komen Deh”….
Stefanus Christianto Hepi Berdey, ya Mbak. Mudah2an kali ini ngga salah ngasi ucapan. Hehehehe
Antonius Haryanto SUT………………..
Anang Yb selamat ulang tahun ya… terus jaga kesintinganmu agar terarah dan fokus.
Burhan Abe Selamat bertambah tua bu,,,, semoga panjang usia
Fani Yunata Selamat berkurang usia
Fx Arnoko Dewayanto Ya udah, gak usah muach2an deh. Selamat ulang tahun, jabat erat, panjang sehat dan rejeki plus semakin cantik dan sabar. Jangan lupa kuenya dikirim ke tempatku ya…
Tags: Doa, Senyum, Si Ibu, Syukur, Ulang Tahun
Posted in Untaian Warna-warni di 33
Angka Tiga Itu Ada Dua
March 15th, 2010 Posted 4:52 pm
Ketika aku menulis ini, virus flu masih setia menemani. Semoga teman-temin tidak tertular
Ini sudah H+7 kalau mau memakai istilah acara seremonial macam mudik Lebaran. Sejak tgl 8 Maret jam 02.30 tengah malam buta, aku sudah sibuk membalasi segudang ucapan dan doa untukku. Detik ini, aku masih juga membalasi arus ucapan dan doa darimu semua, tetap ditemani virus flu yang setia dengan sesekali “uhuk-uhuk” dan suara yang lenyap. Setidaknya, ada 600 lebih ucapan dan doa yang kuterima dan harus kubalas baik lewat Facebook, pesan singkat, surat-e, dan layanan pesan instan. Wow!!
Sejak hari Sabtu, sebetulnya aku sudah mulai flu tapi apa daya, “tuntutan” untuk rapat dengan pihak sekolah disambung dengan mengangkat suara di Misa Syukur seorang kawan di Kanisius. Ajaib memang, meskipun sudah mulai flu dan sakit di tenggorokan (atau kerongkongan ya?) urusan tarik suara itu berjalan baik.
Tags: Si Ibu, Syukur, the De.N.eL.s, Ulang Tahun
Posted in Angka Tiga Itu Ada Dua
To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Kembali Waras, Kembali Cerdas)
January 5th, 2010 Posted 4:52 am
(lanjutan dari To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif))
Kembali Waras, Kembali Cerdas
“I’ll be home for Christmas” itu harus dibuat monumentalnya. Tahap pertama, “nodong” Romo Pakdhe – seorang sahabat baikku – untuk Sakramen Tobat. Urusan mengakui dosa campur curhat itu membuatnya terkaget-kaget. Setidaknya, beberapa kali ia menunjukkan ekspresi terperangah dan geleng-geleng tak habis pikir. Dari obrolan itu, ada banyak hal menarik bagi Romo Pakdhe untuk dijadikan bahan renungan. Beberapa pertanyaan yang cukup “ajaib” ditujukan ke Si Ayah.
Misalnya, “Kamu kan berhak untuk melarang Lini pergi.”
“Kalau Lini saya larang, dia akan makin menjadi. Kalau dibiarkan, dia akan sadar sendiri.”
“Seandainya kamu dilarang pergi, bagaimana?” Kali ini pertanyaannya padaku.
“Gak apa-apa kalau dilarang asal detik itu juga kami pergi ke konseling atau apalah untuk menyelesaikan masalah ini.”
Tags: Bandung, Buku My Life is An Open Book, Cinta, Doa, Harapan, Kasih, Keluarga, Luka Batin, Perjalanan, Si Ayah, Si Ibu, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Kembali Waras-Kembali Cerdas)
To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif)
January 4th, 2010 Posted 9:16 pm
Tuhan bekerja dengan berbagai macam cara, termasuk cara yang jauh di luar akal sehat kita. Dengan penuh keyakinan aku mengatakan, “Seandainya aku tidak mengalami segala kejahatan dan kebodohan ini, belum tentu segala yang indah ini kurasakan hari ini. Rasanya seperti melewati lubang jarum!”
Perkawinan, tentu saja tidak semudah dan seindah prosesi janji perkawinan yang diadakan pada hari bahagia itu. Ketika merencanakan hari pernikahan, semua bisa diatur dan direncanakan dengan “mudah” meskipun ada saja hal yang di luar dugaan. Sadarkah, ketika urusan pemilihan baju pengantin dan segala tetek-bengeknya terjadi perselisihan, itu adalah “replika” dari kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Persiapan hari pernikahan butuh tiga bulan, misalnya. Sementara dinamika yang sama akan dihadapi selama seumur hidup. Setidaknya, tidak ada orang yang ketika yakin untuk menikah lalu berkata pada kekasihnya, “Aku akan menikahimu selama tiga tahun,” atau, “Aku akan menikahimu sampai aku bosan,” atau “Aku akan menikahimu sampai menemukan yang lain lagi nanti.”
Tags: Bandung, Buku My Life is An Open Book, Cinta, Doa, Harapan, Kasih, Keluarga, Luka Batin, Perjalanan, Si Ayah, Si Ibu, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat-Bodoh-Primitif)
Natal, Selalu Istimewa
November 30th, 2009 Posted 11:14 pm
Dimuat di Kuasa Doa Vol. 4, No. 10, Desember 2009
Natal, selalu menjadi hal sentimentil buatku.
Natal pertamaku tahun 2002
Singkat cerita, saat itu aku baru saja dibaptis. Pengantin baru yang memiliki janin berusia tiga bulan di rahimku. Dengan kondisi mual-dan-muntah-selalu, tidak mungkin aku merasakan Misa Malam Natal. Sejak dulu memang aku suka sekali dengan suasana Natal yang dipenuhi anak-anak. Pilihannya jatuh pada Misa Natal Anak-anak jam 9.00.
Rasa gembiraku lebih mirip anak-anak ketimbang calon ibu. Rasanya kembali ke masa kecil. Melihat banyak sekali anak-anak berbaju merah dengan topi Santa Clause. Menyanyikan lagu Natal anak-anak. Mendengarkan koor anak-anak. Menyaksikan tablo Natal yang dibawakan anak-anak yang ceritanya “memang begitu”. Air mata haru dan senyum gembira jadi satu. Pasti aneh sekali wajahku saat itu dengan perut yang tidak terlalu buncit.
Tags: Doa, Gereja, Harapan, Kasih, Keluarga, Majalah Kuasa Doa, Natal, Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Natal Selalu Istimewa
Hadiah Jujur dari Anak-anak
November 2nd, 2009 Posted 9:15 am
Tags: Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in Hadiah Jujur dari Anak-anak
Hari Ini, Tujuh Tahun Lalu
November 1st, 2009 Posted 4:00 pm
Tags: Si Ayah, Si Ibu, the De.N.eL.s, To Infinity and Beyond
Posted in Hari Ini Tujuh Tahun Lalu
Kembangnya Kembang Api
September 18th, 2009 Posted 12:01 am
Tags: Senyum, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung
Posted in Kembangnya Kembang Api
Duh, Lama Banget Sih!
September 17th, 2009 Posted 12:01 am
Tags: Senyum, Si Bungsu, Si Ibu, Si Sulung
Posted in Duh Lama Banget Sih!
Adventurous Holiday
July 8th, 2009 Posted 12:01 am
Tags: Si Ayah, Si Bungsu, Si Ibu, Si Putih, Si Sulung, the De.N.eL.s
Posted in Adventurous Holiday











