Posts Tagged ‘the De.N.eL.s’

Ulang Tahunku ke-7

No Comments »

May 16th, 2010 Posted 4:49 pm

(Mikayla Karissa Denel) Hari kamis, 13-5-2010, aku ulang tahun ke-7. Banyak yang bilang, “Selamat ulang tahun, Yla.” Ada dua yang mengasih hadiah untuk aku, Ko Ida dan Tante Joyce. Ibu dan Ayah kasih hadiahnya main di Mikrobot. Aku suka sekali main di sana. Ada juga teman-teman lain. Aku sendiri yang bicara dengan Bahasa Indonesia yang lain “speak English”. [...]

Selamat Jalan, Koh

No Comments »

May 9th, 2010 Posted 9:39 pm

“Lin, Koh Gwan Hok meninggal jam 1 semalam.” Aku terhenyak. Kuberikan ponselku pada Si Ayah. “Siapa?” tanyanya bingung. “Koh Gwan Hok meninggal,” cuma itu yang keluar dari mulutku. Koh Gwan Hok adalah kakak sepupu-iparku. Mertuanya dan mertuaku kakak-adik. Rumah kami bersebelahan komplek. Anak kami pernah satu sekolah. Ngkoh mungkin tidak istimewa tapi menjadi salah satu kerabat yang [...]

“Toilet!”

No Comments »

April 19th, 2010 Posted 9:37 am

Menjadi ibu beranak dua rasanya sama seperti ibu beranak satu: selalu penuh kejutan! Si Sulung memang menjadi “bahan eksperimen”. Jika berhasil, akan diterapkan pada Si Bungsu. Niatnya begitu. Pada kenyataannya, hasil ekperimen yang berhasil itu belum tentu juga berhasil pada adiknya. Kembali ke no: eksperimen ulang! Begitu juga di urusan membaca. Si Sulung diajarkan membaca ketika [...]

Drama Lain dari Sebuah Kompetisi

No Comments »

April 14th, 2010 Posted 11:43 am

Jakarta Junior Robotics Competition 2010 Robotics Education Center (REC) Setelah latihan keras selama dua bulan dan super intensif selama dua minggu, akhirnya tiba juga waktunya. Ajang kompetisi terbesar yang pernah diikuti Si Sulung dan Si Bungsu, apalagi cakupannya nasional (ada peserta dari Pekanbaru juga lho!). Sejak anak-anak menjadi outschooler (terdaftar di sekolah konvensional tapi mengikuti program homeschooling), [...]

Angka Tiga Itu Ada Dua

8 Comments »

March 15th, 2010 Posted 4:52 pm

Ketika aku menulis ini, virus flu masih setia menemani. Semoga teman-temin tidak tertular :D

Ini sudah H+7 kalau mau memakai istilah acara seremonial macam mudik Lebaran. Sejak tgl 8 Maret jam 02.30 tengah malam buta, aku sudah sibuk membalasi segudang ucapan dan doa untukku. Detik ini, aku masih juga membalasi arus ucapan dan doa darimu semua, tetap ditemani virus flu yang setia dengan sesekali “uhuk-uhuk” dan suara yang lenyap. Setidaknya, ada 600 lebih ucapan dan doa yang kuterima dan harus kubalas baik lewat Facebook, pesan singkat, surat-e, dan layanan pesan instan. Wow!!

Sejak hari Sabtu, sebetulnya aku sudah mulai flu tapi apa daya, “tuntutan” untuk rapat dengan pihak sekolah disambung dengan mengangkat suara di Misa Syukur seorang kawan di Kanisius. Ajaib memang, meskipun sudah mulai flu dan sakit di tenggorokan (atau kerongkongan ya?) urusan tarik suara itu berjalan baik.

(more…)

To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Kembali Waras, Kembali Cerdas)

17 Comments »

January 5th, 2010 Posted 4:52 am

(lanjutan dari To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif))

Kembali Waras, Kembali Cerdas

“I’ll be home for Christmas” itu harus dibuat monumentalnya. Tahap pertama, “nodong” Romo Pakdhe – seorang sahabat baikku – untuk Sakramen Tobat. Urusan mengakui dosa campur curhat itu membuatnya terkaget-kaget. Setidaknya, beberapa kali ia menunjukkan ekspresi terperangah dan geleng-geleng tak habis pikir. Dari obrolan itu, ada banyak hal menarik bagi Romo Pakdhe untuk dijadikan bahan renungan. Beberapa pertanyaan yang cukup “ajaib” ditujukan ke Si Ayah.

Misalnya, “Kamu kan berhak untuk melarang Lini pergi.”

“Kalau Lini saya larang, dia akan makin menjadi. Kalau dibiarkan, dia akan sadar sendiri.”

“Seandainya kamu dilarang pergi, bagaimana?” Kali ini pertanyaannya padaku.

“Gak apa-apa kalau dilarang asal detik itu juga kami pergi ke konseling atau apalah untuk menyelesaikan masalah ini.”

(more…)

To Infinity and Beyond… Vol. II (eps. Jahat, Bodoh, Primitif)

14 Comments »

January 4th, 2010 Posted 9:16 pm

Tuhan bekerja dengan berbagai macam cara, termasuk cara yang jauh di luar akal sehat kita. Dengan penuh keyakinan aku mengatakan, “Seandainya aku tidak mengalami segala kejahatan dan kebodohan ini, belum tentu segala yang indah ini kurasakan hari ini. Rasanya seperti melewati lubang jarum!”

Perkawinan, tentu saja tidak semudah dan seindah prosesi janji perkawinan yang diadakan pada hari bahagia itu. Ketika merencanakan hari pernikahan, semua bisa diatur dan direncanakan dengan “mudah” meskipun ada saja hal yang di luar dugaan. Sadarkah, ketika urusan pemilihan baju pengantin dan segala tetek-bengeknya terjadi perselisihan, itu adalah “replika” dari kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Persiapan hari pernikahan butuh tiga bulan, misalnya. Sementara dinamika yang sama akan dihadapi selama seumur hidup. Setidaknya, tidak ada orang yang ketika yakin untuk menikah lalu berkata pada kekasihnya, “Aku akan menikahimu selama tiga tahun,” atau, “Aku akan menikahimu sampai aku bosan,” atau “Aku akan menikahimu sampai menemukan yang lain lagi nanti.”

(more…)

Bandung, Pernikahan

5 Comments »

December 22nd, 2009 Posted 5:08 pm

Kamis, 17 Desember 2009. Anak-anak terima rapor. Libur telah tiba. Hore… hore… hore…

Ke Bandung sebenernya sudah tidak masuk kategori berlibur karena ada banyak tujuan. Mulai dari nengok Mama Mertua sampai jadi umat abangan di Keuskupan Bandung, semua bisa. Kalau lepas kangen sama teman-teman di Bandung termasuk liburan ya bisa juga. Yang jelas, sering ke Bandung karena Kakak Ipar di sini maka bebas dari “hotel penuh” dan “ongkos mahal”. Tujuan kali ini adalah undangan pemberkatan nikah kerabat di Gereja St. Laurentius Sukajadi.

Malam itu juga kami harus berangkat karena besok pagi-pagi Si Ayah harus antar Mama Mertua ke tempat syukuran untuk sediain makanan. Berangkat dari rumah jam 9 malam, masuk tol Bekasi Barat jam 9.30. Semua penumpang ngantuk jadi tidak paham betapa padat meratapnya perjalanan Bekasi-Bandung. Begitu bangun sudah di gerbang rumah Kakak Ipar di Viaduct dekat Braga.  Begitu buka mata lihat jam… jam 12!! Ampuunn… jadi perjalanan tadi 2,5 jam?? Katanya padat meratap sampai tol Sadang. Ini salah satu alasan malas berakhir pekan panjang di Bandung kalau bukan karena ada undangan. Sampai rumah, tidur dilanjutkan!

(more…)

Natal, Selalu Istimewa

16 Comments »

November 30th, 2009 Posted 11:14 pm

Dimuat di Kuasa Doa Vol. 4, No. 10, Desember 2009

Natal, selalu menjadi hal sentimentil buatku.

Natal pertamaku tahun 2002

Singkat cerita, saat itu aku baru saja dibaptis. Pengantin baru yang memiliki janin berusia tiga bulan di rahimku. Dengan kondisi mual-dan-muntah-selalu, tidak mungkin aku merasakan Misa Malam Natal. Sejak dulu memang aku suka sekali dengan suasana Natal yang dipenuhi anak-anak. Pilihannya jatuh pada Misa Natal Anak-anak jam 9.00.

Rasa gembiraku lebih mirip anak-anak ketimbang calon ibu. Rasanya kembali ke masa kecil. Melihat banyak sekali anak-anak berbaju merah dengan topi Santa Clause. Menyanyikan lagu Natal anak-anak. Mendengarkan koor anak-anak. Menyaksikan tablo Natal yang dibawakan anak-anak yang ceritanya “memang begitu”. Air mata haru dan senyum gembira jadi satu. Pasti aneh sekali wajahku saat itu dengan perut yang tidak terlalu buncit.

(more…)

Doa Ulang Tahun Buat Ayah

1 Comment »

November 10th, 2009 Posted 12:25 am

Mungkin dia bukan Suami yang baik Dia tidak romantis dan tidak pernah merayu Dia lebih penuh perhatian pada urusan kantor Dia bisa menunda kepentingan keluarga di atas kepentingan kantor Mungkin dia bukan Ayah yang baik Dia tidak peka dan tidak penuh perhatian Dia bukan sosok panutan yang baik Dia lebih suka lembur daripada libur Diam-diam, kami selalu berdoa Agar Ayah bisa jadi sahabat kami Yang lucu dan konyol Tempat bercerita [...]

Hadiah Jujur dari Anak-anak

No Comments »

November 2nd, 2009 Posted 9:15 am

Kartu-kartu ini diberikan pada kami kemarin pagi setelah sarapan. “Ayah sama Ibu merem dulu!” Begitu teriak Si Sulung dan Si Bungsu sambil kembali ke meja makan. “Sekarang buka matanya. Surprise!!” Keduanya mengacungkan gambarnya masing-masing. “Happy anniversary, Ibu!” kata mereka sambil mendekap erat dan mendaratkan ciuman di pipiku. “Happy anniversary, Ayah!” kata mereka juga sambil mendekap erat dan mendaratkan [...]

Hari Ini, Tujuh Tahun Lalu

No Comments »

November 1st, 2009 Posted 4:00 pm

Hari ini, Tujuh Tahun Lalu, Jumat Pertama, 1 November 2002 jam 16.00 Berawal dari strangers in the night, dua anak manusia antah berantah yang keranjingan minum kopi malam-malam ditemani rokok dan pembicaraan tak putus. Diyakinkan lewat “Celestine Prophecy” yang dimiliki masing-masing. Banyaknya kesamaan minat dan selera jadi terlalu tipikal untuk dibahas di sini. Malam itu, di [...]

Lebaran Terakhirku

15 Comments »

September 21st, 2009 Posted 5:20 pm

Jumat malam lalu sepulang dari Kelapa Gading menuju rumah di Harapan Indah, Bekasi, aku mengamati kemacetan yang dipenuhi pemudik bermotor. Jalur Jl. Raya Bekasi  dan Jl. Raya Kalimalang sudah pasti dipenuhi pemudik bermotor. Bahkan persimpangan masuk gerbang komplek rumah dipasangi tanda “Jalur Pantura”.

Para pemudik itu dapat dikenali dengan khas: membawa tas besar atau kardus yang diikat di jok belakang dan memakai jaket tertutup rapat. Beragam tujuan mulai dari seputar Jawa Barat sampai Jawa Timur.  Seorang office girl di kantor Si Ayah juga termasuk pemudik bermotor berboncengan dengan seorang temannya yang juga perempuan.

Berbagai cara dilakukan para pemudik untuk bisa sekadar berkumpul bersama orang-orang terkasih. Berebut tiket, berebut tempat duduk di angkutan umum, berdesak-desak, bermacet-total-ria. Tidak sedikit biaya yang harus disisihkan. Harga tiket yang melangit dan kemacetan luar biasa memakan bahan bakar berlipat ganda. Tapi semua tak ada artinya dengan kegembiraan berada di tengah keluarga.

(more…)

Adventurous Holiday

Comments Off

July 8th, 2009 Posted 12:01 am

Kamis, 2 Juli 2009 pagi, tujuan Ciputih, Ujung Kulon, waktu keberangkatan jam 8 pagi (mulur dari rencana berangkat subuh), perkiraan waktu perjalanan 6 jam naik Si Putih. Dari Bekasi, potong jalan langsung ke BSD terus ke Tangerang. Keluar di pintu tol Serang Barat, lewat Menes. Si Sulung dan Si Bungsu semangat sekali sejak seminggu lalu. [...]